Sabtu, 21 November 2015

Alasan - alasan inilah mengapa kamu harus berhenti memetik bunga edelweis !

Edelweis atau everlasting flower , terdengar asing untuk kamu anak rumahan, namum primadona bagi para pecinta alam khususnya pendaki gunung. dialah salah satu penggoda ulung penarik pendaki pemula maupun senior untuk selalu kembali muncak.

Edelweis adalah bunga yang dikatakan abadi oleh mereka - mereka yang percaya akan mitos - mitos yang beredar
Edelweis adalah simbol cinta keabadian, ketulusan dan pengorbanan
sah - sah saja mempercayai hal tersebut. Bunga abadi ini mungkin sebentar lagi akan musnah dari jajaran gunung - gunung indonesia. tangan - tangan tak bertanggung jawablah ikut ambil adil dalam hal ini.

oleh sebab itu artikel ini akan membahas tentang inilah alasan mengapa kamu harus berhenti mengambil edelweis.

Edelweis
Image by 2.bp.blogspot.com

1. Edelweis adalah tumbuhan perintis tumbuhan lain

Hmmm mungkin belum banyak yang tau jika edelweis adalah pelopor bagi tanaman lain, dialah yang bertugas menghutankan tanah pegunungan.

Edelweis dapat tumbuh di tanah yang tandus dan kondisi alam yang kurang mengenakkan. dia begitu kuat,gigih  mencari sumber zat hara didalam tanah yang miskin ini. mungkin inilah yang dinamakan pengorbanan.

Bunga yang awet, tetap ada walaupun dalam kondisi extrim yang bahkan kita mungkin hanya mampu 2 - 3 hari tinggal di pucak gunung. namun edelweis tetap ada walaupun kamu kembali 1 tahun kemudian, jika tidak diambil para penduduk atau pendaki lain. inilah simbol keabadian yang mungkin kamu percayai.

dia juga rela menjadi yang pertama supaya tumbuhan lain mengikuti jejaknya mungkin inilah yang dikatakan simbol ketulusan. sangat masuk akal untuk sebuah mitos.

Tapi percayalah jika kamu mengambil tumbuhan ini hanya akan membuat pendaki - pendaki lain mengikuti jejekmu. apakah kamu ingin  gunung yang kamu daki tandus tidak ada pohon, tidak ada pemandangan disekitarnya tidak ada burung, bukan kah pendakianmu akan terasa hampa ?..


2. Karena edelwes tempatnya bukan dikota melainkan pegunungan

 saya memetik edelweis,biar orang kota tahu betapa indahnya bunga abadi ini
Untukmu yang sering memetik bunga edelweis sadarlah kaloupun dia bisa berbicara dia akan bilang padamu " aku tak nyaman tinggal dikota, tempatku bukan disini tolong jangan kau ambil lagi teman-temanku cukup aku saja"

Jika kamu ingin memperlihatakan keindahan bunga ini ajak lah teman - temanmu atau kekasihmu mendaki, pasti akan menjadi kenangan yang indah bisa berfoto bersama dengan orang yang kamu sayang saat kamu tua nantinya. Daripada harus kamu renggut habitatnya.




3. Sebentar lagi keindahannya hanyalah mitos

Apa yang akan kamu lakukan ketika percakapan ini terjadi ? saya kutip dari phinemo.com

" ini, nak foto ayah saat mendaki dahulu, pemandangannya bagus kan ? '"si ayah sambil membongkar foto - foto lamanya

"wah , bunga - bunganya bagus yah, aku mau kesana , melihat langsung " dengan mata yang berbinar -binar.

"maaf nak bunga yang dulu dijuluki bunga abadi ini sekarang sudah punah tidak ada lagi dilereng - lereng gunung yang ayah daki dulu " si ayah menjelaskan dengan nada menyesal :-(

" ah ayah bohomg, bilang aja gak mau kesana, atau jangan - jangan itu foto cuma editan saja ? '"si anak kesal

Mungkin sebentar lagi percakapan seperti ini akan terjadi (sebentar lagi ingat  ). miris ya , Memang keindahan sesungguhnya paling enak dilihat dengan mata sendiri,bukan dengan foto. #saveEdelweis 


4. Mitos tentang cinta abadi tak perlu kamu Dramatisir seperti itu.

Percaya akan simbol cinta abadi edelweis boleh - boleh saja namun dengan memetik untuk diberikan sang pujaan hati bukanlah menghormati simbol - simbol yang sudah melekat pada bunga ini. Melainkan cuma merusaknya saja.

Lantas karena berlabel keabadian kamu memburunya untuk dijadikan hadiah untuk sang kekasih. Sangat disayangkan jika kamu memetik bunga edelweis sebagai wujud ketulusan cinta, karena cinta edelweis cuma untuk pegunungan, sebab dia rela menjadi yang pertama untuk kehidupan yang lainnya.

Alangkah sangat bijak sekali jika kamu mengambil hikmah dari kehidupan sang bunga ini. bahwa cinta sejati hanya bisa didapat dengan pengorbanan, ketulusan dan keabadian seperti yang telah dilakukan edelweis untuk sang gunung yang dia tempati.


5. Bunga yang sebenarnya kamu bawa pulang adalah kelopaknya saja.

Kog bisa begitu ? ya everlasting flower yang kamu ambil itu cuma kelopaknya saja, bunga yang sebenarnya bunga adalah serbuk sari yang berwarna kekuningan dan akan rontok untuk 1-3 hari kemudian.

Masa iya untuk hadiah sang kekasih kamu cuma ngasih bunga cuma kelopaknya saja, ibarat mawar yang kamu kasih cuma tangkainya saja. kasihan sekali kekasihmu itu.


Jadi biarkan bunga abadi ini tetap pada habitatnya keindahannya taka akan nampak dipot - pot bunga atau dikamarmu, keindahan yang sesungguhnya saat dia tertiup angin dan bergoyang menggodamu.

 jangan ambil apapun selain foto, jangan bunuh apapun selain waktu, jangan tinggalkan apapun selain jejak  ___Etika pendakian
mohon di share ya :D

# saveEdelweis

2 komentar:

  1. Bunga edelweis hemm pertama x mendaki gunung ane kira ini bunga kok klihatan gersang dan tak menarik, jadi saya biarin aja dan lewatin, tapi setelah tau dari artikel ini saya jadi tau arti dari bunga gersang ini hahahha # SAVE EDELWEIS # cuma yang mau saya tanyakan kata para pendaki bunga ini wangi ya ? Sedangkan saat saya lewat nggak pernah tercium bau wanginya edelweis

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gan baunya wangi kalo masih ada bunganya kalo tinggal kelopaknya ya gak wangi :D
      mungkin yang agan lihat itu kelopak yang kering makanya dinamakan abadi gan

      Hapus