Inilah tipe - tipe pendaki, Kamu masuk tipe yang mana ?

Mendaki merupakan salah satu jenis olahraga yang memacu adrenalin. Banyak manfaat yang didapat dari mendaki, pemandangan lautan awan menjadi daya tarik tersendiri yang tak bisa diungkapkan dengan kata - kata.

Saat ini perkembangannya pun sangat pesat sob, kalo gak percaya nih saya kutip dari solopos.com " rata - rata setiap harinya pendakian di gunung semeru mencapai 200  - 300 orang, bahkan pada hari sabtu bisa mencapai 500 orang".

Nah banyak bukan ? kalo masih belum percaya coba deh kalian masuk ke grup facebook dengan tema pendakian. Bisa saya pastikan setiap hari pasti ada aja yang ngajakin mendaki atau punya rencana mendaki.

Oleh sebab itu artikel ini akan membahas tipe - tipe pendaki yang akan kamu temukan ketika melakukan pendakian yuk simak apa aja itu.


1. Pendaki 5 CM

Sudah nonton film 5 CM ? film dengan latar gunung semeru ini, sukses membuat para anak - anak muda berubah haluan yang dulunya jadi anak - anak gaul sekarang jadi anak pecinta alam. Scane - scane indah yang ditampilkan pada film ini tentu saja membuat kamu penasaran dan ingin membuktikan, apa bener pemandangan gunung semeru seperti itu ?

Film ini mengemas jalan cerita mendaki itu seolah -olah sangat mudah, ternyata sukses merubah mindset anak muda, kalo dulunya mendaki itu sulit cuma setor nyawa doang . Tapi adanya film ini merubah semuanya. Mendaki seperti mie instan. Mudah dan praktis.

Tak ayal sekarang puncak gunung semeru itu kayak mall- mall dikota - kota besar tapi bukan untuk belanja ya ! melainkan koleksi foto untuk dipamerin kemedia sosial :p

Tapi gak semua pendaki yang naik ke semeru itu pendaki film 5 CM ya. Ingin lebih jelasnya coba deh ketika kamu mendaki ke gunung semeru coba tanya ke beberapa pendaki. Mengapa milih gunung semeru ? siapa tau jawabannya karena liat film 5 cm :D
5cm
Pendaki 5CM


2. Pendaki keluarga

Tipe pendaki ini jarang banget ditemui sob, langka selangka bunga edelweiss. Udah pasti tau dong mereka tidak mendaki bersama rombongan atau suatu komunitas melainkan keluarga.

Mungkin alasan si ayah mengajak keluarganya ingin mengajarkan ini :
Naik gunung mengajarkan kita filosofi hidup. Tunduk saat naik. Tegak saat turun. Namun sebenarnya bukan gunung yang hendak kita taklukkan, tapi diri sendiri. Menaklukkan ego dan kecongkakan diri, juga menemukan indahnya persahabatan. Biarkan alam mendidik kita betapa rendahnya kita di hadapan Sang Pencipta.
yah memang lebih baik mengajarkan anak langsung dengan tindakan dari pada dengan kata - kata yang hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri.
pendaki keluarga
Pendaki keluarga


3. Pendaki komunitas

Kalo Yang satu ini banyak banget kamu temui ya sob, mungkin juga kamu masuk dalam tipe ini. Yup mendaki bersama kawan - kawan itu sungguh menyenangkan.

Dengan mendaki kita jadi tau sifat asli teman - teman kita. dengan mendaki dulunya kita gak akrab, mungkin gak kenal sama sekali sekarang lengket kayak perangko. Ya itulah magis dari makhluk tertinggi dibumi ini, Menyatukan sesuatu yang mungkin bisa disatukan.
pendaki komunitas
Pendaki komunitas


4. Pendaki solo

Yang satu ini mungkin dia terinspirasi dari kata - kata ini. " saya suka sendirian, tapi tidak suka kesepain" pernah dengar kata ini sob ? enggak hha. yos sendiri bukan berarti sepi ya.

Sekarang ini gunung ibarat pasar yang lagi diskon gede - gede, pasti banyak pengunjung. liat aja pendaki solo, naik sendirian pulang pasti bawa pasukan hhe. :D

atau kamu mau mencoba mendaki sendirian dan membuktikannya ?
pendaki solo
Pendaki solo


5. Pendaki cari jodoh

Mencari kesempatan dalam kelelahan ya mungkin ini adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan motifasi sang pendaki jomblo.

disesi sebelumnya sudah dijelaskan magis sang gunung dapat menyatukan sesuatu yang mungkin bisa disatukan hal ini berlaku juga pada jodoh :D . Perjalanan ke puncak yang penuh lika - liku ternyata tak berbanding lurus dengan perkenalan dengan sang target. tetap mulus semulus jalan tol cipali.

Ya, rasa ingin di tolong karena kelelahan saat mendaki mungkin menjadi nilai tambah tersendiri. misalnya nih

Target : haduh persedian air udah habis, puncak masih jauh lagi, gimana ini masa harus turun (tau sendirikan, digunung menemukan sumber air itu seperti menemukan jodoh)

Kamu : nih, ada minuman, punyaku masih banyak (padahal juga mau habis,bergaya seperti pahlawan kesiangan)

target : makasih ya ,( Udah cakep suka menolong lagi, kenalan ah)

mungkin percakapan diatas bisa jadi terjadi, jika ada kesempatan :D dan bisa dicoba tips diatas hha.

BACA JUGA : INILAH ALASAN PENDAKI KENAPA SELALU TERGODA MENDAKI
cari jodoh
Pendaki cari jodoh



6 Pendaki romantis


Tipe pendaki yang satu ini mungkin juga lagi ngetrend. Mendaki berdua  bersama sang pujaan hati sangat romantis bukan ? . Memang sih sekarang ini pergi mendaki sama dengan pergi ke mall, kalo dulu pacaran di mall sekarang udah berganti pacaran digunung keren kan.

Lika - liku perjalanan menuju puncak tak akan kamu rasakan jika sidoi bersamamu. Mengajak pacar mendaki memang sangat ampuh mengusir rasa lelah ketika mendaki. Alasannya pun beragam, mungkin kamu sendiri juga merasakannya.
pendaki romantis
Pendaki Romantis


7. Pendaki kertas

Inilah yang lagi ngetren pendakian saat ini banyak orang - orang pamer tulisan di puncak kemedia sosial. entah siapa yang memulai semua ini.

Membawa spidol dan kertas bagi mereka itu wajib, lebih wajib daripada peralatan survival.  Dengan modal kertas dan spidol bagi mereka itu sudah lebih dari cukup, padahal kenyataannya gak begitu. Makanya kamu sering mendengar berita pendaki yang cidera atau tewas karena kurangnya persiapan.

Bukan hanya begitu aja, banyak diantara mereka yang cuma nulis kata - kata romantis setelah itu kertasnya dibuang begitu saja, memang tulisan mereka cuma rayuan gombal belaka, tindakan nol besar. dasar payah dasar lemah.



BACA JUGA : URUNGKAN SAJA NIATMU MENDAKI KALO MASIH PUNYA KEBIASAAN INI
Pendaki kertas
Pendaki Kertas

 

8. Pendaki lupa daratan

Pendaki jenis ini sangat dibenci oleh semua orang diindonesia, kamu juga pastinya. Pendaki jenis ini kelakuaanya seperti penjajah, lebih parah dibandingkan pendaki kertas. gimana gak parah masa bendera merah putih mereka coret - coret dengan kata - kata alay.

Mungkin maksud mereka anti mainstream gitu, tapi mereka gak menghargai simbol negara kita tercinta Indonesia. Mereka gak menghargai perjuangan pahlawan - pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan bendera ini.

Mungkin mereka frustasi karena gak bawa spidol dan kertas hingga bendera merah putih jadi korbannya Jika kamu melihat mereka coret - coret bendera merah putih digunung jangan biarkan ya sob.
pendaki sok nasionalisme
Pendaki sok nasionalisme


9. Pendaki yang tak punya modal buat beli spidol dan kertas

Sekarang coret - coret tembok orang menggunakan pilox sudah terlalu mainstream sob, makanya mereka beralih coret - coret batu gunung.

Dalam hati pelaku, ah ntar kalo ketemu batu yang gede viewnya bagus,banyak diliat orang. mau tak coret - coret ah, mau tak tulisi " i love you dinda forever " biar orang - orang tau kalo dia gak jomblo.

Yang ada nih pelaku didoain cepet - cepet putus.
vandalisme pendaki
vandalisme pendaki


10. pendaki pemetik bunga

Banyak motifasi mengapa sekarang banyak orang mendaki gunung, salah satunya bunga edelweis, ya bunga edelweis merupakan primadonanya gunung, tanpa dia mungkin minat pendaki juga sedikit gak sebanyak sekarang.

Bunga ini mempunya mitos bahwa bunga ini merupakan simbol cinta abadi, pengorbanan dan ketulusan. karena percaya mitos inilah banyak pendaki dari berbagai kalangan memetik bunga edelweis cantik ini.

Kalo gebetanmu nembak kamu dengan bunga edelweis mending ditolak, karena apa? karena menghargai alam saja dia gak bisa, apalagi kamu. yang ada kamu nantinya cuma dimainin, serius jangan diterima ya !.
pemetik bunga edelweis
pemetik bunga edelweis
 BACA JUGA : MENGAPA KAMU HARUS BERHENTI MEMETIK EDELWEIS


Itulah beberapa tipe - tipe pendaki yang akan kamu temui saat mendaki, so kamu termasuk yang mana sob ? tulis dikomentar ya, sebagian ide saya ambil dari : liburmulu.com



kalo suka sama artikel ini tolong di share ya sob :D



Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "Inilah tipe - tipe pendaki, Kamu masuk tipe yang mana ?"

  1. kalau mas e..mengalami semua type itu tidak...ap tidak pernah sama sekali..

    BalasHapus
  2. Pengennya siih pendaki keluarga, tp blm berkeluarga.. :D
    Jd pendaki romantis kali yahh.. haha

    BalasHapus