tipe pendaki 2

Inilah tipe – tipe pendaki, Kamu masuk tipe yang mana ?

infoinkamu.com – Mendaki merupakan salah satu jenis olahraga yang memacu adrenalin. Banyak manfaat yang didapat dari mendaki, pemandangan lautan awan menjadi daya tarik tersendiri yang tak bisa diungkapkan dengan kata – kata.

Saat ini perkembangannya pun sangat pesat sob, kalo gak percaya nih saya kutip dari solopos.com ” rata – rata setiap harinya pendakian di gunung semeru mencapai 200  – 300 orang, bahkan pada hari sabtu bisa mencapai 500 orang”.

Nah banyak bukan ? kalo masih belum percaya coba deh kalian masuk ke grup facebook dengan tema pendakian. Bisa saya pastikan setiap hari pasti ada aja yang ngajakin mendaki atau punya rencana mendaki.

Inilah tipe – tipe pendaki, Kamu masuk tipe yang mana ?

tipe pendaki
@mycitymag

Oleh sebab itu artikel ini akan membahas tipe – tipe pendaki yang akan kamu temukan ketika melakukan pendakian yuk simak apa aja itu.

1. Pendaki 5 CM

Sudah nonton film 5 CM ? film dengan latar gunung semeru ini, sukses membuat para anak – anak muda berubah haluan yang dulunya jadi anak – anak gaul sekarang jadi anak pecinta alam. Scane – scane indah yang ditampilkan pada film ini tentu saja membuat kamu penasaran dan ingin membuktikan, apa bener pemandangan gunung semeru seperti itu ?

Film ini mengemas jalan cerita mendaki itu seolah -olah sangat mudah, ternyata sukses merubah mindset anak muda, kalo dulunya mendaki itu sulit cuma setor nyawa doang . Tapi adanya film ini merubah semuanya. Mendaki seperti mie instan. Mudah dan praktis.

Tak ayal sekarang puncak gunung semeru itu kayak mall- mall dikota – kota besar tapi bukan untuk belanja ya ! melainkan koleksi foto untuk dipamerin kemedia sosial :p

Tapi gak semua pendaki yang naik ke semeru itu pendaki film 5 CM ya. Ingin lebih jelasnya coba deh ketika kamu mendaki ke gunung semeru coba tanya ke beberapa pendaki. Mengapa milih gunung semeru ? siapa tau jawabannya karena liat film 5 cm 😀

2. Pendaki keluarga

Tipe pendaki ini jarang banget ditemui sob, langka selangka bunga edelweiss. Udah pasti tau dong mereka tidak mendaki bersama rombongan atau suatu komunitas melainkan keluarga.

Mungkin alasan si ayah mengajak keluarganya ingin mengajarkan ini :

Naik gunung mengajarkan kita filosofi hidup. Tunduk saat naik. Tegak saat turun. Namun sebenarnya bukan gunung yang hendak kita taklukkan, tapi diri sendiri. Menaklukkan ego dan kecongkakan diri, juga menemukan indahnya persahabatan. Biarkan alam mendidik kita betapa rendahnya kita di hadapan Sang Pencipta.

yah memang lebih baik mengajarkan anak langsung dengan tindakan dari pada dengan kata – kata yang hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri.

3. Pendaki komunitas

Kalo Yang satu ini banyak banget kamu temui ya sob, mungkin juga kamu masuk dalam tipe ini. Yup mendaki bersama kawan – kawan itu sungguh menyenangkan.

Dengan mendaki kita jadi tau sifat asli teman – teman kita. dengan mendaki dulunya kita gak akrab, mungkin gak kenal sama sekali sekarang lengket kayak perangko. Ya itulah magis dari makhluk tertinggi dibumi ini, Menyatukan sesuatu yang mungkin bisa disatukan.

4. Pendaki solo

Yang satu ini mungkin dia terinspirasi dari kata – kata ini. ” saya suka sendirian, tapi tidak suka kesepain” pernah dengar kata ini sob ? enggak hha. yos sendiri bukan berarti sepi ya.

Sekarang ini gunung ibarat pasar yang lagi diskon gede – gede, pasti banyak pengunjung. liat aja pendaki solo, naik sendirian pulang pasti bawa pasukan hhe. 😀

atau kamu mau mencoba mendaki sendirian dan membuktikannya ?

5. Pendaki cari jodoh

Mencari kesempatan dalam kelelahan ya mungkin ini adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan motifasi sang pendaki jomblo.

disesi sebelumnya sudah dijelaskan magis sang gunung dapat menyatukan sesuatu yang mungkin bisa disatukan hal ini berlaku juga pada jodoh 😀 . Perjalanan ke puncak yang penuh lika – liku ternyata tak berbanding lurus dengan perkenalan dengan sang target. tetap mulus semulus jalan tol cipali.

Ya, rasa ingin di tolong karena kelelahan saat mendaki mungkin menjadi nilai tambah tersendiri. misalnya nih

Target : haduh persedian air udah habis, puncak masih jauh lagi, gimana ini masa harus turun (tau sendirikan, digunung menemukan sumber air itu seperti menemukan jodoh)

Kamu : nih, ada minuman, punyaku masih banyak (padahal juga mau habis,bergaya seperti pahlawan kesiangan)

Target : makasih ya ,( Udah cakep suka menolong lagi, kenalan ah)

mungkin percakapan diatas bisa jadi terjadi, jika ada kesempatan 😀 dan bisa dicoba tips diatas hha.

6 Pendaki romantis

Tipe pendaki yang satu ini mungkin juga lagi ngetrend. Mendaki berdua  bersama

sang pujaan hati sangat romantis bukan ? . Memang sih sekarang ini pergi mendaki sama dengan pergi ke mall, kalo dulu pacaran di mall sekarang udah berganti pacaran digunung keren kan.

Lika – liku perjalanan menuju puncak tak akan kamu rasakan jika sidoi bersamamu. Mengajak pacar mendaki memang sangat ampuh mengusir rasa lelah ketika mendaki. Alasannya pun beragam, mungkin kamu sendiri juga merasakannya.

7. Pendaki kertas

Inilah yang lagi ngetren pendakian saat ini banyak orang – orang pamer tulisan di puncak kemedia sosial. entah siapa yang memulai semua ini.

Membawa spidol dan kertas bagi mereka itu wajib, lebih wajib daripada peralatan survival.  Dengan modal kertas dan spidol bagi mereka itu sudah lebih dari cukup, padahal kenyataannya gak begitu. Makanya kamu sering mendengar berita pendaki yang cidera atau tewas karena kurangnya persiapan.

Bukan hanya begitu aja, banyak diantara mereka yang cuma nulis kata – kata romantis setelah itu kertasnya dibuang begitu saja, memang tulisan mereka cuma rayuan gombal belaka, tindakan nol besar. dasar payah dasar lemah.

8. Pendaki lupa daratan

Pendaki jenis ini sangat dibenci oleh semua orang diindonesia, kamu juga pastinya. Pendaki jenis ini kelakuaanya seperti penjajah, lebih parah dibandingkan pendaki kertas. gimana gak parah masa bendera merah putih mereka coret – coret dengan kata – kata alay.

Mungkin maksud mereka anti mainstream gitu, tapi mereka gak menghargai simbol negara kita tercinta Indonesia. Mereka gak menghargai perjuangan pahlawan – pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan bendera ini.

Mungkin mereka frustasi karena gak bawa spidol dan kertas hingga bendera merah putih jadi korbannya Jika kamu melihat mereka coret – coret bendera merah putih digunung jangan biarkan ya sob.

9. Pendaki yang tak punya modal buat beli spidol dan kertas

Sekarang coret – coret tembok orang menggunakan pilox sudah terlalu mainstream sob, makanya mereka beralih coret – coret batu gunung.

Dalam hati pelaku, ah ntar kalo ketemu batu yang gede viewnya bagus,banyak diliat orang. mau tak coret – coret ah, mau tak tulisi ” i love you dinda forever ” biar orang – orang tau kalo dia gak jomblo.

10. pendaki pemetik bunga

Banyak motifasi mengapa sekarang banyak orang mendaki gunung, salah satunya bunga edelweis, ya bunga edelweis merupakan primadonanya gunung, tanpa dia mungkin minat pendaki juga sedikit gak sebanyak sekarang.

Bunga ini mempunya mitos bahwa bunga ini merupakan simbol cinta abadi, pengorbanan dan ketulusan. karena percaya mitos inilah banyak pendaki dari berbagai kalangan memetik bunga edelweis cantik ini.

Kalo gebetanmu nembak kamu dengan bunga edelweis mending ditolak, karena apa? karena menghargai alam saja dia gak bisa, apalagi kamu. yang ada kamu nantinya cuma dimainin, serius jangan diterima ya !.

Itulah beberapa tipe – tipe pendaki yang akan kamu temui saat mendaki, so kamu termasuk yang mana sob ? tulis dikomentar ya, sebagian ide saya ambil dari : liburmulu.com

tipe pendaki 2
@rei

kalo suka sama artikel ini tolong di share ya sob 😀

tips musim penghujan

Ingin selamat saat mendaki dimusim penghujan ? pastikan kamu baca tips – tips ini

infoinkamu.com – Tips mendaki saat musim hujan. Mendaki,kegiatan yang sangat menarik untukmu para pecinta alam, dan cukup mengernyitkan dahi saja untukmu para kutu buku hha. Kecintaan dan Rasa rindu yang menggebu – gebu tak menghalangi niat untuk mendaki walaupun musim hujan sekalipun.

Kamu pasti sudah tau kalo musim penghujan seperti ini akan memiliki resiko yang berlipat ganda dibandingkan musim kemarau. Tapi apa mau dikata kalo sudah cinta ya apapun resikonya tetatp dihadapi.

Niat mendaki sih udah ada, namun masih bingung gimana caranya agar pendakian tetap aman dan menyenangkan walaupun cuaca tak bersahabat gini. Sebaiknya kamu simak tips berikut sebelum memutuskan jadi atau enggaknya mendaki gunung saat musim hujan.

Ingin selamat saat mendaki dimusim penghujan ? pastikan kamu baca tips – tips ini

tips musim penghujan
@IndahRP

1. Persiapan yang matang saat mau memulai mendaki

Ya, apapun yang namanya kegiatan harus ada persiapan yang pasti dan matang, di atas sana kamu akan menemui cuaca yang Extrim, di musim kemarau aja cuaca di puncak dinginnya minta ampun, apa lagi Hujan ?(sampil membayangkan kedinginan)

Makanya persiapan yang lebih matang dari pendakian di musim kemarau hukumnya wajib kalo mau pulang dengan nyawa masih di badan.

Kamu bisa memulai dari persiapan fisik dan mental yang kuat, karena nantinya medan lebih licin dan mungkin juga badai akan kamu hadapi, Supaya tubuh kamu kuat perbanyak perbekalan yang mengandung vitamin C dan minumnya juga dibanyakin. Tubuh yang kuat memperbesar prosentase kamu lulus ujian mendaki di musim hujan.

2. Kalo biasanya kamu memilih gunung yang cukup extrime dan tinggi -tinggi, kali ini jangan deh gunung yang mudah didaki adalah pilihan bijak.

Mendaki di musim penghujan sebeneranya sih tidak disarankan, tapi bagimu yang sudah bulat memantapkan akan mendaki , jangan memilih trek – trek atau gunung yang sering memakan korban saat hujan turun, hal ini demi keselamatan kamu juga.

Pilihlah gunung yang mudah didaki dan tidak terlalu tinggi dengan asumsi jalur yang kamu daki tidak terlalu panjang. Akumulasikan jarak pendakian kira – kira 15-20 Km pulang pergi, Sehingga  Kamu bisa berangkat pagi dan pulang sore.

3. Bawalah perlengkapan yang penting, jangan banyak – banyak

Membawa barang – barang yang tidak terlalu berat merupakan hal yang tepat untuk pendakian dimusim hujan seperti ini . Hal ini dikarenakan kamu tidak mendaki untuk bermalam.

Misalnya hindari membawa keril , bawalah tas semi keril sehingga kamu mau gak mau harus membatasi perlengkapan yang akan kamu bawa. Disamping itu perlengkapan yang tak terlalu berat bisa membuat langkah kakimu cukup ringan dan semakin cepat juga menemui puncak.

4. Lapisi barang – barang yang kamu bawa dengan plastik

Masih seputar barang bawaan ya sobat, Untuk menghindari pakaian, makanan dan perlengkapan penting semisal camera foto dari rembesan air hujan, gunakan rain cover bag. atau kamu juga bisa melapisi bagian dalam tas kamu dengan trash bag untuk perlindungan ganda anti air.

Biasanya nih kan membawa cover bag akan terlihat kurang menarik  nih, gak bisa pamerin semi-keril yang mahal ketemen – temen atau pendaki lainnya, kan tas aku terbuat dari bahan anti air jadi gak perlu dong bawa yang begituan.

Hmm jangan ngeyel deh miskipun tas kamu terbuat dari bahan anti air sekalipun tetap saja air dapat masuk melalui celah resleting atau jahitan. Jadi membawa cover bag dan trash bag adalah pilihan wajib.

5. Kenali jalur pendakian kalo bisa sih kamu udah sering mendaki dengan jalur tersebut

Dimusim penghujan seperti ini, mendaki dengan cara tek – tok adalah cara yang tepat apalagi kamu hapal seluk beluk jalur pendakian yang akan dilalui. Hal ini untuk menghindari tanah yang longsor saat medaki atau seperti yang baru – baru ini terjadi yaitu seorang pendaki yang tertimpa batu saat mendaki di musim penghujan.

Yah jalurnya itu – itu aja kan aku mendaki dimusim penghujan biar mendapat tantangan yang seru dan beda dari yang lain

Jika kamu berpikiran demikian ? hmm coba deh kamu jawab ini pilih mana ? Pulang gak ada nyawa atau hasratmu mendaki di musim penghujan terpenuhi.

6. Usahan tidak berkemah ya !

Punya rencana berkemah di musim penghujan ? hmm pikir – pikir lagi deh ya, bayangkan apa yang akan terjadi.

Sebagai gambarannya nih, berkemah dimusim penghujan hanya akan mempersulit dirimu saja, tenda basah apalagi ada angin kencang, tambah dingin aja, emang kamu bisa tidur nyenyak ? gak kan . Okelah tenda kamu anti air tapi rembesan air yang mengalir dari puncak ke tenda kamu bisa kamu hindari ? gak kan, ujung – ujungnya kamu gak bisa tidur deh.

7. Aplikasikan teknik layering

Bagi pemula mungkin bertanya – tanya teknik layering itu apa ?,

Teknik layering yaitu berguna untuk kamu bisa mengirit pakaian sehingga pakaian yang kamu bawa menjadi lebih sedikit sehingga beban yang kamu pikul pun tak sebesar beban kehidupanmu :p

Menurut hipwee.com Teknik layering terdiri dari 3 lapis :

Pakaian lapisan

pertama sering disebut base layer fungsinya untuk mengatur kelembapan. jadi baju yang kamu pakai disini fungsinya menyerap keringat. nah baju sport seperti baju olahraga sangat cocok untuk lapisan ini, karena mudah menyerap keringat dan mengupakannya jadi tetap kering dan tidak bau.

Lapisan kedua atau Fleece layer fungsinya untuk menjaga agar tubuh tetap hangat sangat cocok untuk pendakian di musim penghujan. Jaket berbulu dibagian leher sangat tepat untuk kamu gunakan terutama kamu mendaki di musim penghujan.

Lapisan terluar yaitu lapisan pelindung bagi kedua lapisan sebelumnya. Biasanya baju yang digunakan yaitu baju anti air. kamu dapat mengaplikasikan  jaket waterfroof.

Nah jika kamu menerapkan teknik ini dengan benar percaya deh kamu gak akan kedinginan dan terhindar dari hiportermia.

8. Ponco adalah barang yang wajib kamu bawa

Ketika hujan terjadi tiba – tiba dan kamu belum menemukan sport yang tepat untuk berlindung, maka Poncolah penyelamatnya.

Ponco atau jas hujan berbentuk kelelawar berguna melindungi tubuh kamu dari derasnya hujan dan tentunya melindungi barang bawaan kamu.

Tak hanya sampai disitu saja kegunaannya ponco juga dapat digunakan bivak darurat  ketika pendakianmu menharuskan untuk berteduh.

Nah untuk melindungi wajah kamu dari derasnya hujan, maka kamu bisa menggunaka boonie hat sehingga penglihatanmu tetap terjaga.

9. Supaya bisa bergerak ditanah yang licin gunakan Trekking pole

Dijalur yang licin alat yang satu ini sangat membantumu menjaga keseimbangan sehingga kamu tidak mudah tergelincir. Jika kamu tidak punya trekking pole kamu dapat memanfaatkan ranting – ranting kering yang jatuh
tapi usahan jangan memotong ranting ya !

10. jangan sekali – sekali menggunakan sandal untuk mendaki dimusim penghujan, gunakan sepatu !

Jalur yang becek dan berlumpur akan kamu hadapi, sandal hanya akan mempersulit langkahmu saja selain itu keadaan kaki yang terbuka bisa membuat kaki kedinginan dan ujung – ujungnya bisa menyebabkan kram. selain itu jebakan dikubangan lumpur juga bisa membuat sandal mahalmu putus.

Gunakan sepatu yang kedap air sehingga kamu bisa bermanuver dengan nyaman dan tentunya kaki juga terlindungi.

11. jangan lupa juga gunakan gaiters

Dimusim penghujam biasanya pacet berkembangbiak dengan cepat sehingga di hutan – hutan yang kamu lalui biasanya akan banyak sekali hewan ini. gaiters disini berfungsi untuk melindungi kamu dari gigitan pacet dan hewan – hewan lain yang merugikan.

Alternatif lainnya kamu bisa gunakan kaos kaki tinggi. dengan begitu kamu setidaknya mencegah pacet menghisap darah. disamping itu gaiters atau kaos kaki juga bisa menjaga kehangatan kaki.

12. Supaya perlengkapan kamu terserap maksimal , gunakan kanebo

Plas chamois berguna untuk mengeringkan pakaian kamu yang basah atas tas- semi keril kamu, miskipun kamu sudah menggunakan bahan anti air tetap saja entah bagaimana air bisa masuk. sehingga kanebo ini sangat membantumu mengeringkan alat – alat yang basah tersebut.

13. Jangan lupa juga selalu up-date info cuaca di smartphone kamu

Hal ini penting sekali, karena dengan prediksi yang tepat kamu bisa memperkirakan kapan harusn mendaki dan kapan harus turun. untuk gunung – gunung yang tak terlalu tinggi saya rasa smartphone kamu masih bisa menjangkau sinyal.

Miskipun cuaca di gunung itu sulit ditebak setidaknya kamu mencoa untuk mengantisipasinya.

14. Jika kondisi tak lagi memungkinkan sebaiknya urungkan saja niat untuk sampai puncak

Jangan pernah memaksakan diri ya teman – teman. Mendaki gunung itu sejatinya kita mengatasi ego diri kita sendiri. puncak hanyalah bonus jika kondisi memungkinkan, Pulang dengan selamatlah hal yang paling penting dari sebuah kegiatan yang dinamakan pendakian.

Dengan adanya tips – tips diatas semoga kamu terbantu  dalam mempersiapkan pendakian dimusim penghujan. Miskipun artikel ini membahas tentang tips mendaki saat hujan, namun penulis tetap tidak menyarankan, kalo masih ragu mending tidak usah mendaki daripada harus berhadapan dengan bahaya nantinya.

sebagian sumber dari : brilio.net

Yuk bagikan ketemanmu yang lain supaya yang mau mendaki dimusim hujan,pulang dalam keadaan selamat 😀

saveEdelweis

Alasan – alasan inilah mengapa kamu harus berhenti memetik bunga edelweis !

infoinkamu.com – Edelweis atau everlasting flower , terdengar asing untuk kamu anak rumahan, namum primadona bagi para pecinta alam khususnya pendaki gunung. dialah salah satu penggoda ulung penarik pendaki pemula maupun senior untuk selalu kembali muncak.

Edelweis adalah bunga yang dikatakan abadi oleh mereka – mereka yang percaya akan mitos – mitos yang beredar

Edelweis adalah simbol cinta keabadian, ketulusan dan pengorbanan

sah – sah saja mempercayai hal tersebut. Bunga abadi ini mungkin sebentar lagi akan musnah dari jajaran gunung – gunung indonesia. tangan – tangan tak bertanggung jawablah ikut ambil adil dalam hal ini.

oleh sebab itu artikel ini akan membahas tentang inilah alasan mengapa kamu harus berhenti mengambil edelweis.

Alasan – alasan inilah mengapa kamu harus berhenti memetik bunga edelweis !

1. Edelweis adalah tumbuhan perintis tumbuhan lain

Hmmm mungkin belum banyak yang tau jika edelweis adalah pelopor bagi tanaman lain, dialah yang bertugas menghutankan tanah pegunungan.

Edelweis dapat tumbuh di tanah yang tandus dan kondisi alam yang kurang mengenakkan. dia begitu kuat,gigih  mencari sumber zat hara didalam tanah yang miskin ini. mungkin inilah yang dinamakan pengorbanan.

Bunga yang awet, tetap ada walaupun dalam kondisi extrim yang bahkan kita mungkin hanya mampu 2 – 3 hari tinggal di pucak gunung. namun edelweis tetap ada walaupun kamu kembali 1 tahun kemudian, jika tidak diambil para penduduk atau pendaki lain. inilah simbol keabadian yang mungkin kamu percayai.

Edelweis yang indah
@sportourism

dia juga rela menjadi yang pertama supaya tumbuhan lain mengikuti jejaknya mungkin inilah yang dikatakan simbol ketulusan. sangat masuk akal untuk sebuah mitos.

Tapi percayalah jika kamu mengambil tumbuhan ini hanya akan membuat pendaki – pendaki lain mengikuti jejekmu. apakah kamu ingin  gunung yang kamu daki tandus tidak ada pohon, tidak ada pemandangan disekitarnya tidak ada burung, bukan kah pendakianmu akan terasa hampa ?..

2. Karena edelwes tempatnya bukan dikota melainkan pegunungan

saya memetik edelweis,biar orang kota tahu betapa indahnya bunga abadi ini

Untukmu yang sering memetik bunga edelweis sadarlah kaloupun dia bisa berbicara dia akan bilang padamu ” aku tak nyaman tinggal dikota, tempatku bukan disini tolong jangan kau ambil lagi teman-temanku cukup aku saja”

Jika kamu ingin memperlihatakan keindahan bunga ini ajak lah teman – temanmu atau

kekasihmu mendaki, pasti akan menjadi kenangan yang indah bisa berfoto bersama dengan orang yang kamu sayang saat kamu tua nantinya. Daripada harus kamu renggut habitatnya.

3. Sebentar lagi keindahannya hanyalah mitos

Apa yang akan kamu lakukan ketika percakapan ini terjadi ? saya kutip dari phinemo.com

” ini, nak foto ayah saat mendaki dahulu, pemandangannya bagus kan ? ‘”si ayah sambil membongkar foto – foto lamanya

“wah , bunga – bunganya bagus yah, aku mau kesana , melihat langsung ” dengan mata yang berbinar -binar.

“maaf nak bunga yang dulu dijuluki bunga abadi ini sekarang sudah punah tidak ada lagi dilereng – lereng gunung yang ayah daki dulu ” si ayah menjelaskan dengan nada menyesal 🙁

” ah ayah bohomg, bilang aja gak mau kesana, atau jangan – jangan itu foto cuma editan saja ? ‘”si anak kesal

Mungkin sebentar lagi percakapan seperti ini akan terjadi (sebentar lagi ingat  ). miris ya , Memang keindahan sesungguhnya paling enak dilihat dengan mata sendiri,bukan dengan foto. #saveEdelweis

4. Mitos tentang cinta abadi tak perlu kamu Dramatisir seperti itu.

Percaya akan simbol cinta abadi edelweis boleh – boleh saja namun dengan memetik untuk diberikan sang pujaan hati bukanlah menghormati simbol – simbol yang sudah melekat pada bunga ini. Melainkan cuma merusaknya saja.

Lantas karena berlabel keabadian kamu memburunya untuk dijadikan hadiah untuk sang kekasih. Sangat disayangkan jika kamu memetik bunga edelweis sebagai wujud ketulusan cinta, karena cinta edelweis cuma untuk pegunungan, sebab dia rela menjadi yang pertama untuk kehidupan yang lainnya.

Alangkah sangat bijak sekali jika kamu mengambil hikmah dari kehidupan sang bunga ini. bahwa cinta sejati hanya bisa didapat dengan pengorbanan, ketulusan dan keabadian seperti yang telah dilakukan edelweis untuk sang gunung yang dia tempati.

5. Bunga yang sebenarnya kamu bawa pulang adalah kelopaknya saja.

Kog bisa begitu ? ya everlasting flower yang kamu ambil itu cuma kelopaknya saja, bunga yang sebenarnya bunga adalah serbuk sari yang berwarna kekuningan dan akan rontok untuk 1-3 hari kemudian.

Masa iya untuk hadiah sang kekasih kamu cuma ngasih bunga cuma kelopaknya saja, ibarat mawar yang kamu kasih cuma tangkainya saja. kasihan sekali kekasihmu itu.

Jadi biarkan bunga abadi ini tetap pada habitatnya keindahannya taka akan nampak dipot – pot bunga atau dikamarmu, keindahan yang sesungguhnya saat dia tertiup angin dan bergoyang menggodamu.

jangan ambil apapun selain foto, jangan bunuh apapun selain waktu, jangan tinggalkan apapun selain jejak Etika pendakian

saveEdelweis
@cdninstagram

mohon di share ya 😀

#saveEdelweis

gambar-kata-pendaki-gunung-inspirasi

Inilah kata – kata pendaki gunung yang sangat menginspirasi, kamu suka yang mana ?

infoinkamu.com – Gunung, ya satu kata yang tuhan berikan untuk menunjukkan betapa kecilnya kita yang angkuh ini. satu kata yang membuat kita tak luput dari rasa syukur ketika menjamahinya.

Beruntung Tuhan memberikan kita tempat seindah ini untuk selalu bersyukur betapa kuasanya Dia. Tak perlu berfikir panjang untuk sekedar lari dari penatnya kerjaan atau macetnya kota,datanglah ke gunung, dia akan menasehatimu.

Tak seperti bangku sekolah, atau pendidikan – pendidikan formal lainnya, gunung adalah universitas alam raya yang senantiasa memberikan pelajaran yang lebih rumit dari matematika atau fisika bahkan ilmu sosial, namun tetap menyenangkan dan tak pernah membuat kamu bosan.

Magis gunung tak hanya terletak pada indahnya pemandangan negri diatas awan atau bunga edelweisnya saja. melainkan hikmah yang dapat kita ambil dari perjalanan belajar di universitas alam ini.

Gunung merupakan tempat yang tepat untuk menguji kesabaran, ego diri sendiri, serta batas kemampuan diri sendiri. Tak jarang sosok yang beda akan kamu temui saat teman atau orang yang kamu kenal pulang dari menimba ilmu di alam raya ini.

Tak sedikit pula dari mereka yang sudah kenyang menimba ilmu pada alam menuangkan pengalamannya dengan kata – kata yang menarik memberikan motivasi tentunya menginspirasi juga. kata – kata indah ini seolah olah mengajak kita untuk segera mencoba memulai perjalanan mendaki.

Semakin banyak pengalaman semakin bijak pula kata yang diucapkan, berikut kata – kata bijak tentang alam dan pendakian

kata indah pendaki
@Soe Hok Gie via kaskus.co.id

“It is not the mountain we conquer but ourselves” Bukan gunung yang harus kita taklukkan tapi diri kita sendiri (Edmund Hillary)

“Happiness only real when shared” Kebahagiaan hanya akan menjadi nyata, saat kita berbagi (Christopher McCandless)

“You don’t have to be a fantastic hero to do certain things – to compete. You can be just an ordinary chap, sufficiently motivated to reach challenging goals” Tidak perlu menjadi pahlawan yang hebat untuk melakukan suatu hal, untuk bersaing anda hanya mendapat piala biasa. Cukuplah dengan motivasi untuk tujuan yang menantang (Edmund Hillary)

“No mountain is worth even a finger or a toe to frostbite. Return home is real success. Summit is only bonus” Tidak ada gunung yang senilai jari tangan atau kaki. Rumahlah tempat kita kembali. Puncak hanyalah bonus (Alan Hinkes)

“trees give peace to the souls of men” Pohon memberikan ketenangan bagi jiwa Manusia (Nora Waln)

“Each fresh peak ascended teaches something” Setiap puncak yang baru didaki selalu mengajarkan sesuatu(Sir Martin Convay)

“The experienced mountain climber is not intimidated by a mountain, he is inspired by it” Pendaki berpengalaman tidak terintimidasi oleh gunung, namun terinspirasi (William Artur Ward)

“Wilderness is not a luxury but a necessity of the human spirit, and as vital to our lives as water and good bread.” Alam raya bukanlah sebuah kemewahan, melainkan suatu kebutuhan bagi jiwa manusia, dan itu sama pentingnya dengan kebutuhan air dan makanan yang baik bagi tubuh kita (Edward Abbey).

“You need special shoes for hiking, and a bit of a special soul as well” Kamu butuh sepatu spesial untuk mendaki, dan juga jiwa yang spesial (Terri Guillemets)

“The mountains will always be there, the trick is to make sure you are too”

Kata – kata pendaki gunung yang sangat menginspirasi

gambar-kata-pendaki-gunung-inspirasi
@The Blue Tripper

Gunung – gunung akan selalu ada, ini untuk membuatmu yakin (Hervey Voge)

“Every mountain top is within reach if you just keep climbing” setiap puncak bisa kamu capai jika kamu menjaga pendakian (Barry Finlay, Kilimanjaro and Beyond)

“I like the mountains because they make me feel small,’ Jeff says. ‘They help me sort out what’s important in life.” aku menyukai pegunungan karena mereka(gunung) membuatku merasa kecil. jeff mengatakan mereka membantuku memilah – milah apa yang penting dalam hidup

“The length of the fall is dictated by how far we had climbed. The outcome of the fall is dictated by whether we’re holding on to that which we’re climbing, or we’re letting God hold onto us” panjangnya musim gugur ditentukan seberapa jauh kita mendaki. hasil dari musim gugur ini ditentukan oleh apa yang menjadikan pegangan kita, atau tuhan yang memegangi kita. (Craig D. Lounsbrough)

“The harder you fall, the heavier your heart; the heavier your heart, the stronger you climb; the stronger you climb, the higher your pedestal” semakin jauh anda terjatuh, semakin berat hatimu, semakin terpuruk dirimu, semakin kuat anda melangkah, semakin tinggi tempatmu berpijak (Criss Jami, Killosophy).

“It’s always further than it looks. It’s always taller than it looks. And it’s always harder than it looks” Selalu lebih jauh, lebih tinggi, dan lebih sulit dari yang terlihat (3 Rule of Mountaineering)

“Somewhere between the bottom of the climb and the summit is the answer to the mystery why we climb” Suatu tempat antara wilayah bawah pendakian dan puncak adalah jawaban atas misteri mengapa kita mendaki (Greg Child)

“Climbing, simply and joyfully, is the way I love the world” mendaki itu mudah, menyenangkan dan cara yang aku lakukan untuk mencintai dunia (Steph Davis).

“To see what others can not…You must climb the mountain”. untuk melihata apa yang tidak bisa kamu lihat. maka kamu harus mendaki gunung (Ron Akers).

“Climbing is really great, we all love climbing. But what’s interesting to me is what happens in my head or in my life because of it. Ultimately, I think climbing is a vehicle for exploration – of the world, of the self.” mendaki benar – benar hebat, kita semua menyukai pendakian, yang membuat saya tertarik yaitu apa yang ada dikepalaku dan hidupku semuanya tentang pendakian. pada akhirnya aku berfikir mendaki merupakan tempat untuk mengetahui diri sendiri dan memahami dunia. (Steph Davis)

“Study nature, love nature, stay close to nature. It will never fail you” Belajar tentang alam, mencintai alam, dan tetap dekat dengan alam. Hal itu tak akan membuat kamu gagal. (Frank Lloyd Wright)

Jika kamu sedang mencari ide kreatif, keluarlah dan berjalan kaki. Malaikat berbisik kepada manusia, ketika dia pergi untuk berjalan kaki. (Raymond Inmon)

“Sebuah negara tidak akan pernah kehilangan pemimpinya yg berwibawa jika pemudanya masih suka menjelajahi hutan dan mendaki gunung” (anonymous)

Yang terpenting adalah Proses pendakian bukan soal Puncak. pendakian itu harus puncak itu bonus. ketika kaki menginjak di titik tertinggi jangan beranggapan kau menakhlukannya. pendakian bukan soal pembuktian diri, tapi soal penakhlukan diri

Gunung itu seperti Ibu, dia adalah tempat pelarian terbaik disaat diri kita sedang membutuhkan semangat baru. (anonymous)

Aku tidak pernah berniat menaklukkan gunung! Mendaki gunung hanyalah bagian kecil dari pengabdian. pengabdianku kepada Yang Maha Kuasa!. (Idhan Lubis)

Mendakilah ketika kamu lelah menjalani hidup, puncak dan segenap pemandangannya akan menghapus beban yang saat itu kamu pikul. ( The A )

Rasa Lelah mendaki yang kamu rasakan akan sebanding dengan inspirasi yang kamu dapatkan ( The A)

Baca juga : 10 Gunung tertinggi di Asia Tenggara

Itulah beberapa kutipan kata – kata motivasi tentang pendakian, nah kata yang mana yang menginspirasimu untuk mendaki ? klik share ya 😀

Amarylis-sebelum-rusak

Taman Bunga Amaryllis rusak parah, Siapa yang harus Disalahkan ?

infoinkamu.com Hay, sobat sudah cek instagram, facebook atau twitter belum ? Pasti kalian menemukan berita tentang bunga amaryllis yang sedang tenar minggu ini, mulai dari dimana lokasi yang bikin penasaran, sampai yang terbaru bunga taman tersebut rusak parah.

Bagaimana tidak penasaran, bunga ini mirip taman – taman yang ada di eropa tepat Belanda. Keberadaannya yang langka dan mungkin hanya ditemui cuma satu – satunya di indonesia membuat para pemburu selfie berbondong – bondonga datang untuk sekedar selfie atau melihat saja. Read More